Tampilkan postingan dengan label Kupas Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kupas Cinta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Februari 2015

Kuntum Cintanya....


“De’… de’… Selamat Ulang Tahun…” bisik seraut wajah tampan tepat di hadapanku. “Hmm…” aku yang sedang lelap hanya memicingkan mata dan tidur kembali setelah menunggu sekian detik tak ada kata-kata lain yang terlontar dari bibir suamiku dan tak ada sodoran kado di hadapanku.

Shubuh ini usiaku dua puluh empat tahun. Ulang tahun pertama sejak pernikahan kami lima bulan yang lalu. Nothing special. Sejak bangun aku cuma diam, kecewa. Tak ada kado, tak ada black forest mini, tak ada setangkai mawar seperti mimpiku semalam. Malas aku beranjak ke kamar mandi. Shalat Subuh kami berdua seperti biasa. Setelah itu kuraih lengan suamiku, dan selalu ia mengecup kening, pipi, terakhir bibirku. Setelah itu diam. Tiba-tiba hari ini aku merasa bukan apa-apa, padahal ini hari istimewaku. Orang yang aku harapkan akan memperlakukanku seperti putri hari ini cuma memandangku.

Jumat, 17 Oktober 2014

Maaf, Aku Tak Lagi Mencintaimu Sayang

Artikel ini terinspirasi oleh seorang anggota grup di Facebook.

Beliau bercerita bahwa Dirinya menikah mudah pada usia 19 thn. Sedangkan sang suami berusia 31thn. Selama 6thn pernikahan mereka semua berjalan lancar dan baik, hanya saja rasa hambar dan cinta pun lama-lama memudar dan hilang dihati sang istri. 

Padahal cinta dalam sebuah rumah tangga amatlah penting tanpa cinta rumah tangga akan terasa hambar, tersiksa dan serasa berada di neraka. Kenapa bisa begitu, karena dengan cinta semua hal terasa indah bahkan ketika ujian kehidupan datang terasa amat indah bila dijalani bersama. Seperti itulah yang saya rasakan meski pernikahan saya baru 3thn.

Saya pernah membaca sebuah kisah seorang suami yang sudah tidak lagi mencintai istrinya dan beliau mendatangi seorang ustad untuk mendapat pencerahan dari masalah yang dia hadapi. langsung aja kita simak kisah berikut ini, semoga kisah ini mengispirasi kita untuk terus berusaha mencintai pasangan hidup kita sampai ajal menjemput bahkan sampai dikehidupan keabadian.

Tips Memupuk Cinta Tetap Bersemi


Rumah tangga laksana istana bagi sepasang kekasih. Istana yang akan melindungi mereka dari serangan problematika, istana yang akan menaungi mereka dari panasnya sengatan matahari cobaan, dan istana yang akan memberikan kehangatan saat dinginnya udara rintangan menghempasnya.

Sungguh besar peranan rumah tangga dalam melindungi sepasang kekasih dan gangguan-gangguan eksternal. Akan tetapi, peranan rumah tangga akan semakin maksimal ketika kedua kekasih memiliki ikatan kokoh yang berpondasikan cinta. Karena hakikat ikatan suami istri adalah kerjasama, saling mengasihi, dan saling mencinta. Ketika cinta pudar, maka ikatan mereka pun renggang dan tidak mampu menghadapi cobaan-cobaan yang menghadang.